Essay Beasiswa VDMS “Perempuan Indonesia Menghadapi Tantangan Abad ke-21”
“Perempuan
Indonesia Menghadapi Tantangan Abad ke-21”
Perempuan
adalah makhluk yang halus dan lembut. Perempuan Indonesia sebelum abad ke-21
dan sesudah abad ke-21 sangat berbeda. Sebelum abad ke-21 perempuan terpuruk
pada diskriminasi gender. peran seorang perempuan Indonesia tidak sekompleks
saat ini. Dahulu sebagian besar orang menganggap peran perempuan hanyalah
sebagai ibu rumah tangga. membesarkan anak dan mengurus rumah tangga. hal ini
dipandang sempit sebatas memasak, menyapu, mencuci, menyetrika, membersihkan
rumah, mengurus anak dan mengerjakan pekerjaan rumah tangga lainnya. saat itu
wanita ideal lah yang seperti itu. Dahulu dalam lingkungan social contohnya di
lingkungan kampus biasanya perempuan dalam organisasi kemahasiswaan atau
kepanitiaan hanya penanggung jawab pengurusan konsumsi atau yang lebih tinggi
lagi sebagai sekretaris. Perempuan zaman dulu tidak dapat menikmati pendidikan
yang tinggi. Oleh karena itu banyak bermunculan gerakan-gerakan perempuan yang
berusaha menyuarakan hak-hak perempuan. Suara yang dapat mengantarkan mereka ke
dalam kemerdekaan yang sebenarnya.
Setelah
abad ke-21 ketika jaman sudah berkembang, teknologi sudah semakin pesat dan
pemikiran-pemikiran serta kemampuan perempuan sudah mulai di akui oleh
laki-laki, peran seorang perempuan Indonesia
sangat kompleks. emansipasi perempuan yang diprakarsai oleh tokoh
penggerak perempuan RA. Kartini yang kemudian dilanjutkan oleh beberapa gerakan
perempuan yang lainnya membuahkan hasil yang menggembirakan hal itu dapat membuat
perempuan sekarang ini sangat dihargai, dilindungi, dan dihormati. RA Kartini layak diberikan apresiasi dan
penghargaan yang besar atas jasanya yang mampu membangkitkan kesadaran
perempuan dalam segala aspek kehidupan. Saat ini menjadi perempuan dengan
pencapaian karir yang tinggi terlihat lebih prestisius. Menjadi orang kantoran
dianggap lebih bernilai. di lingkungan social wanita dapat memiliki peranan
sejajar atau bahkan lebih dengan peranan laki-laki. Dalam hal ini cukup banyak
contoh yang bisa kita ambil. Contohnya di lingkungan kampus mulai banyak yang
mempunyai jabatan-jabatan yang tinggi dalam organisasi kemahasiswaan ataupun
kepanitiaan acara. Jabatan sebagai ketua panitia sampai jabatan tertinggi
sebagai ketua Badan Eksekutif Mahasiswa pun mulai diduduki oleh kalangan perempuan. Megawati Sukarno Putri sebagai
penerus dari sang bapak Proklamator Indonesia telah mencatatkan namanya dalam
sejarah, duduk sebagai presiden wanita pertama bangsa ini. mereka adalah contoh bahwa perempuan
Indonesia saat ini memiliki peranan yang penting diberbagai aspek. Wanita pun
memiliki kedudukan yang mulia. Saat ini perempuan di berikan hak untuk berkarya
tanpa diskriminasi. Peran perempuan ketika berada diluar negeri perlu
dioptimalisasikan agar pandangan dunia tentang perempuan Indonesia bisa
diperhitungkan. Yang perlu dilakukan perempuan Indonesia ketika hidup diluar
negeri adalah kematangannya dalam mengoptimalkan potensi dan skill yang
dimilikinya agar cepat berkembang dan diharapkan mampu bersaing dengan perempuan
Negara lain.
Dari beberapa hal diatas terlihat
bahwa perempuan Indonesia abad ke-21 saat ini memiliki tantangan yang jauh
lebih besar dari wanita-wanita dahulu. Wanita saat ini tidak hanya melulu
mengurusi rumah tangga, tetapi juga memiliki tanggung jawab diluar itu, baik
itu dalam dunia karir, lingkungan social atau aspek kehidupan yang lainnya. Saya
yakin perempuan indonesia pasti bisa menghadapi tantangan abad ke-21 ini dengan
baik dan benar. Kekuatan dan potensi perempuan sangat penting untuk mengatasi
tantangan global yang kita hadapi. Namun di balik itu semua ada satu hal yang
harus selalu menjadi ciri khas perempuan Indonesia. Setinggi-tingginya
pencapaian yang diraih diluar rumah namun tetaplah tujuan utama seorang
perempuan Indonesia adalah menjadi seorang ibu rumah tangga sebagai pembentuk
karakter keturunannya agar lebih baik dan madrasah pertama bagi anak-anak
sebelum mereka mengenal bangku sekolah. Negara dapat dikatakan makmur apabila
mempunyai perempuan-perempuan yang baik dan hebat. Kita tahu bahwa ibu
mempunyai peran yang penting dalam merawat, mengasuh, dan mendidik
putra-putrinya oleh karena itu jika ingin meningkatkan kualitas manusia
Indonesia yang dibutuhkan ialah peningkatan kualitas perempuan lebih dulu,
pendidikan kaum perempuan perlu lebih luas terutama mengenai pembentukan watak
dan pribadi manusia. Sehingga tanaman agama sudah diperkenalkan orang tua
kepada anaknya sejak dini agar tertanam nilai-nilaidan moral-moral yang baik
hingga tercipta perempuan-perempuan hebat yang berakhlak baik untuk siap
mengharumkan nama baik Negara dan menciptakan generasi-generasi yang baik, aktif,
kreatif, produktif dan inovatif dalam berbagai aspek kehidupan.
Komentar
Posting Komentar